Welcome stranger

Minggu, 31 Mei 2009

Ancient Astronauts Theory (Part 1)

sumber :http://ada-1.blogspot.com/2008/02/ancient-astronauts-theory-part-1.html






Saya tidak begitu tahu secara detail-nya siapa yang pertama kali merumuskan/mencetuskan gagasan atas teori astronot kuno (Ancient Astronauts Theory). Namun sejauh ini, setidaknya saya tahu siapa saja peneliti-peneliti terkenal yang temasuk kedalam jajaran orang yang turut untuk "mempopulerkannya". Adalah Zacharia Sitchin, Erich Von Daniken, Robert K.G Temple dan Burak Eldem yang saya maksudkan diatas sebagai "peneliti-peneliti" itu. Secara penjelasan umumnyanya, teori Astronot kuno mencoba untuk menerangkan kepada kita bahwa ribuan tahun yang lalu nenek moyang kita pernah dikunjungi oleh para wisatawan antar bintang dari peradaban yang jauh di Alam Raya ini. Wisatawan-wisatawan antar bintang inilah yang nantinya banyak memberikan andil besar bagi perubahan peradaban manusia di bumi yang saat itu masih biadab (biadab = belum mengerti tatanan sosial, nilai dan norma, ilmu pengetahuan yang masih dangkal, dsb). Sulit diterima dengan akal? memang saya akui juga demikian. Namun, apakah lantas teori ini harus dengan cepat kita tanggalkan, membuang jauh-jauh dalam pikiran kita, dan mencoba untuk tidak memikirkan kemungkinan terkecil sekalipun bahwa hal itu mungkin saja benar-benar terjadi?
Bagi saya pribadi, hal itu tidak akan saya lakukan karena ini adalah suatu bahasan yang tentu saja sangat menarik. Dari penjelasan singkatnya, saya sudah tahu bahwa teori ini akan menimbulkan perdebatan antar orang-orang yang pro dan kontra, inilah yang menarik. Berikut saya mencoba menguraikannya.

Para Wisatawan Purbakala Masa Silam

Sejarah masa silam masih terlalu kabur bagi kita. Sejarah hidup nenek moyang yang sebenarnya masih sulit untuk kita gambarkan, dan benda-benda yang mereka tinggalkan masih sangat sulit untuk kita tafsirkan maknanya. Apa maksud sebenarnya dari pembangunan situs-situs purbakala seperti Balbeck dan Tiahuanaco? Apa tujuan mereka membuat bentuk-bentuk rumit dari gambaran-gambaran luas yang luar biasa di tanah tandus Nazca? dan makhluk apakah yang mereka gambarkan sebagai sosok aneh berhelm di dalam gua-gua itu?

Ya, berbicara mengenai prasejarah memang akan lebih banyak menemukan pertanyaan daripada jawaban. Jika kita gemar mengamati dan melakukan studi terhadap peninggalan-peninggalan prasejarah di seluruh dunia, akan mudah bagi kita untuk menemukan bukti dari kehadiran angkasawan antar bintang masa silam. Para wisatawan antar bintang yang mendarat di bumi, melakukan serangkaian ekspresimen penelitian disini, dan bersikap ramah terhadap nenek moyang kita. Sebaliknya juga demikian dengan masyarakat di bumi yang masih biadab, mereka anggap makhluk-makhluk berjubah aneh dengan kendaraan yang "bersuarakan petir" dan "meludahkan api" itu sebagai makhluk -makhluk yang selama ini mereka sembah. Makhluk-makhluk dengan "kekuatan super" yang dianggap sebagai dewa. Walupun petualang antariksa kita menjelaskan dengan susah payah bahwa mereka bukan merupakan makhluk "super" yang selama ini mereka sembah, namun tidak akan ada gunanya. Toh nantinya masyarkat yang masih biadab itu tetap akan sulit menerima dengan akal mereka mengenai kendaraan terbang yang menyala-nyala, benda-benda aneh yang dapat mengeluarkan suara, dan berbagai macam beda-benda "sakti" milik "dewa" lainnya.


Human like head with astronaut helmet found together with other pre-Columbian excarvations in a cavern.



Head gear is prominent on this realistically rendered piece. Could this have been a portrait of a specific person? North of Mexico City, Mexico, pre-Columbian.What were the models for this figures?


Para penggagas teori astronot kuno pada umumnya memang menganjurkan kita untuk meninjau kembali mitologi-mitologi kuno dari peradaban-peradaban masa silam diseluruh dunia. Namun, sebelum melakukan studi singkat mengenai itu semua, buanglah jauh-jauh anggapan bahwa tulisan-tulisan kuno dan bentuk-bentuk kesenian yang mereka gambarkan sebagai sesuatu yang fiktif/ karangan omong kosong belaka dan terlalu imajinatif. Mulailah meyakini bahwa apa yang diciptakan oleh nenek moyang kita dahulu, baik itu catatan, arca-arca, lukisan-lukisan merupakan sebuah gambaran dari apa yang benar-benar mereka alami/saksikan secara langsung. Mulailah melakukan penelitian terhadap kemungkinan adanya pengunjung purbakala dari berbagai peninggalan mereka tersebut. Jika kita jeli mengamati hal ini, benang merah dari sebagian misteri prasejarah perlahan-lahan akan muncul satu persatu kepermukaan.

Sumeria kuno dikatakan merupakan salah satu peradaban yang memiliki kekayaan besar dalam kultur kebudayaan mereka. Salah satu yang menarik dari peninggalan bangsa ini ialah epik kepahlawanan Gilgamesh. Di dalam epik tersebut, dikisahkan mengenai sesosok manusia luar biasa yang dianggap setengah dewa, ia memiliki berbagai macam "tongkrongan" super dan dapat terbang keruang angkasa. Terlalu umum? iya, ini cerita yang sudah terlalu umum pada mitologi bangsa di dunia. Namun, ada beberapa hal yang membuat predikatnya menjadi tidak umum apabila ini hanya sebatas merupakan imajinatif. Didalam epik Gilgamesh, keadaan ruang angkasa digambarkan dengan begitu detailnya, mengenai bagaimana keadaan di ruang hampa udara tersebut, gravitasi-nya dan bentuk-bentuk gambaran benda-benda diruang angkasa termasuk bumi. Semuanya bahkan digambarkan sangat tepat. Darimanakah si pengarang cerita dapat mengetahui gambaran sebegitu detail mengenai hal itu semua? Mungkinkah ada seseorang yang pernah terbang mengarungi ruang angkasa dimasa silam, kemudian ia mengisahkannya ke bangsa Sumeria? Menarik memang apabila penjelajah ruang angkasa ini adalah yang mereka sebut sebagai Gilgamesh, si manusia setengah dewa itu.

Kitab-kitab India kuno juga tidak mau kalah untuk memberikan informasi mengenai pengunjung-pengunjung antar bintang masa silam. Didalam kitab-kitab kuno india, digambarkan mengenai mesin-mesin terbang yang disebut sebagai Vimana. Vimana merupakan kendaraan terbang yang dikatakan merupakan tunggangan para dewa. Mengeluarkan suara petir dan meludahkan api. Bahkan gambaran mengenai bentuk spesifik dan cara membuat mesin-mesin ini juga diterangkan di salah satu kitab. Di legenda Atlantis juga terdapat benda serupa yang sering disebut sebagai Vailixi. Teori tentang Atlantis memang sering sekali dihubungkan dengan peninjauan terhadap para petualang antar bintang masa silam. Di peradaban ini dikenal juga Zep Tepi, Dewa yang datang dari jauh dan mengajarkan mereka banyak ilmu. Di China, kita temukan mengenai artifak suku Dropa kuno yang menceritakan mengenai kedatangan para dewa mereka dengan kendaraan-kendaraan terbang, kemudian menggambarkannya di dalam piringan-piringan batu dan logam yang kini kita sebut sebagai Dropa Stone. Kemudian Popol Vuh, kitab yang disucikan oleh Bangsa Maya dimana didalamnya juga menceritakan sosok laki-laki yang datang dari suatu konstelasi bintang dengan kendaraan terbangnya, kemudian mengajarkan ilmu falak (astronomi) kepada mereka.


Pakal, The Mayans Astronaut?


The Dropa Stones


Lalu jangan lupakan mengenai suku Dogon. Suku primitif yang mendiami suatu wilayah di Mali ini sangat tahu segalanya mengenai suatu gugus bintang redup Sirius B. Robert K.G Temple didalam bukunya "The Sirius Mystery" mengisahkan tentang adanya pemujaan yang dilakukan oleh Suku Dogon terhadap makhluk-makhluk yang mereka hubungkan dengan sistem bintang Sirius. Anehnya , tanpa peralatan-peralatan ilmiah yang canggih, Suku Dogon mengetahui secara teliti gerakan maupun karakteristik "pengiring" bintang Sirius yang sangat-sangat sulit untuk diamati oleh mata telanjang. Sirius merupakan bintang kembar yg jauhnya 8,7 tahun cahaya dari bumi. Hipotesis Temple yang cukup berani lagi menyatakan bahwa 3000 tahun Sebelum Masehi, bumi purba pernah dikunjungi oleh makhluk dari kawasan Sirius. Hipotesis Temple ini bukanlah suatu hal yang mengada-ada, sebab ia secara langsung membaur dengan masyarakat Dogon di Mali dalam penelitian panjangnya. Memang benar adanya bahwa Suku Dogon juga memiliki legenda terhadap wisatawan antar bintang masa silam, bahkan sosok "tamu" yang jauh itu mereka abadikan dalam bentuk arca kuno yang kini telah berusia ribuan tahun. Kita tidak dapat memungkiri bahwa terlalu banyak legenda mengenai para wisatawan antar bintang yang dapat kita temui disetiap kebudayaan-kebudayaan kuno di seluruh dunia.

Alencar Jean, seorang peneliti astronot kuno mencatat mengenai peninggalan-peninggalan dari peradaban kuno di amerika latin yang memiliki berbagai macam artifak berbentuk kendaraan terbang. Salah satu artifak yang ia temukan dan memiliki daya tarik tersendiri ialah apa yang disebut sebagai Bap-kororoti. Bap-Kororti merupakan sosok yang dipuja oleh suku bangsa kuno di Amerika Latin itu. Dikatakan, ia merupakan seorang prajurit yang berasal dari ruang angkasa yang memiliki kendaraan perang yang menyala-nyala. Kendaraan inilah yang kemudian mengilhami bentuk-bentuk artifak yang sering mereka ciptakan.


Val Comonica, Italy, c. 10,000 BC


Great Martian Gods c.6000 BC from Tassili Mountains



Di tahun 1962, dilangsungkan suatu konferensi prasejarah di Roma, Italia. Arkeolog, Dr. W. Matthes memperkenalkan salah satu artifak berbentuk ukiran/pahatan kuno diatas batu yang diciptakan oleh seniman prasejarah enam ribu tahun yang lalu. Artifak ini ditemukan oleh Henry Lothe, seorang penjelajah Prancis di abad ke-19. Artifak yang kemudian diberi nama Great Martian Gods ini memiliki gambaran yang sangat detil mengenai sosok tubuh manusia berhelm yang sangat mirip dengan gambaran astronot masa kini. Gambaran sejenis juga dapat kita temukan di beberapa gua-gua kuno di seluruh dunia, mulai dari Luscaux, Prancis, Ojo Guaera, Spanyol hingga di China. Temuan citra-citra seperti ini juga teradapat di sekitar Gurun Sahara. Dimana disana juga tersebar lukisan-lukisan makhluk aneh menggunakan helm dan berjubah yang digambarkan oleh para seniman prasejarah bagaikan melayang-layang dalam keadaan tak berbobot di ruang angkasa yang hampa udara. Gambaran-gambaran ini membuktikan bahwa leluhur kita dengan kesederhanaan, kejujuran serta kepolosan mencoba untuk menuangkan apa yang mereka saksikan itu kedalam berbagai media. Siapakah sebenarnya model-model berjubah dan berhelm yang digambarkan dengan susah payah oleh para seniman prasejarah ini?


Bersambung...........


-Bowo-

Referensi:

*Allan Lansbrug, In Search of Extraterrestrials, 1977
*Erich Von Daniken, Chariots of The Gods, 1977
*Collin Muligan, Ancient Visitors

Keunikan Dan Rahasia-Rahasia Facebook



Facebook, Jejaring Sosial yang menggeser peringkat yahoo dari posisi 2 menjadi posisi 3 di Indonesia menjadi lebih tenar setelah MUI (Majelis Ulama Indonesia) mengeluarkan fatwa Haram, entah atas dasar apa hal ini bisa terjadi. Hal ini malah menyebabkan orang-orang awam yg blm mengetahui apa itu facebook, malah semakin tertarik utk mengatahui bagaimana facebook bisa jadi haram. Gak tau deh kenapa bisa. wiez yg penting manfaatkan facebook utk hal-hal positif aja, biar kita dapet manfaat nya. back To topic yah ..

Sedikit menilai dari segi pemograman, ternyata terdapat keunikan dan rahasia-rahasia yg tersembunyi dalam pemograman web yang dikembangkan oleh facebook sendiri. rahasia-rahasia nya adalah :
  1. Konami Code
    Pertama klik background terus tekan :
    atas atas bawah bawah kiri kanan kiri kanan b a enter klik.
    (pencet nya kayak maen game-game itu yah)
    nanti hasilnya seperti ini :

    facebook konami code
    klik gambar utk melihat lebih jelas

  2. Quote rahasia
    Buka Friend list punya teman kita, jangan buka punya kita sendiri, lalu view all dan pilih everyone terus highlight dipaling bawah daftar temennya ada quote rahasia kecil kalo ga keliatan coba tekan ctrl+a.

    quote facebookquote facebook1
    "What doesn't kill a quail only makes it stronger."
    ini adalah quote rahasia dari facebook.

    apakah Artinya???

  3. Bahasa bajak laut
    Scroll sampai paling bawah halaman, cari pilihan bahasa, nanti ada pilihan English (Pirate) yang cukup aneh, ternyata ada bahasa seperti ini.

  4. Gambar Orang saat chatting
    Kalo lagi chatting, kita masukin :putnam: bakal keluar emote dengan gambar muka orang yg gak pernah kita kenal.
    Itu adalah Chris Putnam, ahli software facebook.
emm, ternyata masih ada rahasia dan keunikan dari facebook itu sendiri. Semoga bermanfaat.

Senin, 25 Mei 2009

Jembatan Air Terpanjang di Dunia



Lake Pontchartrain

Sumber: maps.google.com dengan perubahan (tekan gambar untuk versi besar)



Biasanya orang sudah takut ketika melewati jembatan tinggi atau jembatan yang melintasi perairan meskipun pendek. Tetapi bagaimana dengan yang ini? Lake Pontchartrain Causeway di Louisiana, Amerika Serikat yang melintasi Danau Pontchartrain sejauh 23.87 mil (38.42 km). Sejauh mata memandang kita hanya melihat air, seperti sebuah perjalanan tanpa akhir. Bayangkan saja sendiri selama satu jam kita mengemudi kendaraan di atas jembatan yang di bawahnya air.


http://www.blogiseverything.com/files/pics/Donghai_20Bridge_small.jpg

http://arifrochman.files.wordpress.com/2008/11/lake_pontchartrain_causeway_bridge3.jpg


Jembatan ini terbagi menjadi dua, satu untuk lalu lintas ke utara, satu ke selatan. Hebatnya jembatan ini dibuka tahun 1956 (ke selatan) dan 1969 (ke utara), dimana teknologi pada waktu itu belum cukup memadai untuk membuat jembatan sejauh itu. Causeway ini membentang dari Metairie, Louisiana ke Mandeville, Louisiana dengan ditopang oleh 9.500 tiang beton. Setiap harinya, 42.000 kendaraan melintasi jembatan terpanjang di dunia ini.


Misteri Bulan , Adakah Kehidupan lain di sana ?

Meskipun pertanyaan yang sedikit aneh ditelinga kita, tapi coba kita renungkan..berapa banyakkah planet dan galaxy, benda langit lain yang bertebaran diluar sana??...Berapa ribu atau berapa jutakah benda langit di jagad raya ini yang mirip atau lebih dekat sama persis dengan bumi kita, apakah Tuhan hanya menciptakan benda langit yang dapat dihuni oleh makhluk seperti kita ini hanya terdapat dibumi yang kita ketahui selama ini, atau di belahan jagad raya ini juga terdapat suatu kehidupan yang sama persis dengan bumi kita atau mungkin peradaban nya lebih maju dari kita??..makhluk cerdas dari luar bumi yang sampai saat ini tidak pernah surut diperbincangkan oleh banyak ilmuwan…



bulan nan indah namun penuh misteri ...

Bulan.., semuanya pasti kenal dengan benda mungil ini, benda mungil yang slalu kita liat menemani malam malam kita, slalu menampakkan wajah cantikkya menghibur makhluk bumi yang dalam kegelapan dan kesepian, tapi asal tau aja, wajah bulan yang selama ini kita liat hanya separuh dari bagiannya, sedangkan separuhnya lagi kita tidak pernah melihatnya, Bagian bulan yang terlihat dari bumi/menghadap bumi itu tidak pernah berubah.


Dalam pencarian jejak kehidupan cerdas di luar Bumi Bulan memang masih penuh dengan misteri. kita belum memahami sisi gelapnya bulan yang tak terlihat itu. Dikatakan, pada sisi gelap bulan itulah berkembang suatu kehidupan cerdas. Nampaknya, para makhluk-makhluk tersebut sangat strategis dalam memilih tempat untuk membangun pusat peradaban mereka disana, karena tidak mudah terpantau dari bumi. Ufology menyebut pangkalan makhluk-makhluk itu sebagai "Luna". Sejak misi Apollo pertama yang mendarat di bulan (Apollo 11), makhluk-makhluk itu seakan-akan tidak menyukai kedatangan manusia kesana. Itu ditandai dengan selalu munculnya benda-benda terbang misterius yang selalu mengikuti dan seperti menghalangi jalannya pesawat-pesawat ruang angkasa seperti 7 misi Apollo dan beberapa misi Gemini ke Bulan.



Dunia Ufology, mengatakan ada sebuah pangkalan makhluk asing di Bulan yang sangat rahasia. Walaupun masih sebatas spekulasi, tanda-tanda akan hal ini pernah dialami oleh sebagian daripada kita yaitu para Awak Apollo yang mengunjungi bulan. Dari 7 misi Apollo ke Bulan ( Apollo 11 - 17 ), hanya Apollo 13 lah yang mengalami kegagalan akibat terjadinya kebocoran modul servis yang menyebabkan hilangnya persediaan oksigen, air, listrik, dan fungsi mesin. Beruntung para Astronot Apollo 13 semua dapat terselamatkan. Saat mengunjungi bulan, terdapat beberapa kejadian aneh yang dialami oleh para astronot Apollo. Nampaknya ada yang merasa terusik oleh kedatangan mereka kesana, dan itu ditandai dengan munculnya serangkaian kejadian-kejadian aneh dan ganjil pada saat para Astronot mendekati satelit alami bumi itu. Benarkah ada suatu pangkalan kehidupan cerdas di bulan yang sangat misterius?



Sebenarnya, kecurigaan-kecurigaan mengenai adanya kehidupan makhluk cerdas di bulan ini sudah dapat teramati fenomenanya oleh manusia di bumi. Laporan banyak berdatangan dari para ahli perbintangan maupun para peminat astronomi dari beberapa negara di seluruh dunia, termasuk dari Indonesia. Dedi Suardi contohnya, tatkala mengamati bulan dengan teleskopnya, pria yang dikenal sebagai seniman, penulis dan peminat serius astonomi ini menyaksikan kejadian aneh di permukaan bulan. Pada saat ia mengamati bulan dengan teropong bintang Calestron Catadiotric yang berdiameter 8 ichi, ia tiba-tiba melihat benda hitam mirip anak panah yang dengan gesitnya hilir mudik dari ujung tanduk bulan ke ujung tanduk yang lain. Lebih fantastis lagi, guna mencapai sisi bulan yang lain, benda aneh itu hanya memerlukan waktu 1/2 detik!!kejadian ini berlangsung satu jam sebelum lenyap dari pandangan teleskop. Munculnya beberapa obyek-obyek misterius di sekitar bulan juga sempat dilaporkan oleh para pakar perbintangan Amerika dan Perancis jauh sebelum misi Apollo dilaksanakan yaitu ditahun-tahun disepanjang 1920 - 1930 an. Disepanjang era itu, memang kerap muncul laporan dari para ahli perbintangan mengenai munculnya segerombolan benda-benda terbang yang bersinar dan bergerak hilir mudik di sekitar bulan. Bahkan laporan-laporan tersebut sempat menghiasi surat kabar dan jurnal-jurnal disepanjang tahun tersebut.


Hal yang semakin menggairahkan para peminat astronomi termasuk ufology adalah ketika munculnya laporan mengenai adanya sebuah "jembatan" misterius dipermukaan bulan sepenjang beberap mil yang disaksikan oleh seorang ahli perbintangan terkenal John O'Neill. Pada tanggal 29 Juli 53, ia memang menyaksikan obyek "jembatan" aneh yang memanjang 12 mil di daerah Mare Crisium Bulan. Namun entah mengapa, beberapa hari kemudian jembatan aneh tersebut menghilang. Apakah benar makhluk-makhluk cerdas itu membongkarnya dengan sebab jembatan itu terlalu mencolok sehingga dapat dengan mudah diamati oleh manusia di Bumi? (mengingat letaknya juga tidak pada "dark side" dari bulan itu sendiri)

Sementara kesaksian O'Neil tersebut banyak dicemooh oleh para astronom lain, muncullah kesaksian pakar bulan nomor wahid dari Inggris H.P.Walkins, yang menandaskan bahwa ia pun menyaksikan jembatan aneh yang tiba-tiba muncul itu!! Setelah itu, Patrick Moore, anggota British Astronomical Association, juga melihat jembatan di Bulan yang menghubungkan satu gunung dengan gunung lainnya di dataran Mare Crisium/ Sea of Crysis. Yang lebih aneh lagi, 84 tahun sebelum kesaksian O'Neill, Swift dari Matton II, menyaksikan obyek-obyek yang bergerak melintasi bulan pada tanggal 7 Agustus 1869, dua puluh menit sebelum terjadi gerhana matahari total. Bahkan lima tahun sesudahnya, tepatnya pada tahun 1874, Monsieur Lemey, pakar langit dari Perancis, melaporkan bahwa dirinya melihat objek-objek yang jumlahnya sangat banyak, berwarna hitam, berbondong-bondong melintasi permukaan bulan.


Seorang astronomer Jerman bernama J.H. Schroeter, yang hampir sepanjang hidupnya mengabdikan diri pada pembuatan peta Bulan, pada tanggal 26 September, 1788, melihat sebuah sinar cerah keputihan, persis seperti bintang, tiba-tiba berkilauan disekitar puncak-puncak dipermukaan bulan Alps dekat kawah atau kepundan Plato. Sinar itu terus menerus memancar kira-kira lima belas menit untuk kemudian hilang. Terang sinar ini tidak mungkin berasal dari sebuah meteor.

Di Lowell Observatory di Arizona, pada tanggal 30 Oktober, 1963, seorang astronomer lain, John Greenacre menyaksikan sinar merah dipermukaan Bulan. Sinar itu menurut Greenacre amat kuat hingga "mirip dengan batu permata ruby yang besar."
Baru-baru ini sebuah survey mengenai buku buku dan laporan astronomer membuktikan bahwa telah dibuat 400 laporan mengenai kejadian bulan yang aneh seperti itu dalam suatu periode yang lebih panjang dari 400 tahun. Study cermat ini dilakukan oleh dua orang astronomer terkemuka, Patrick A. Moore dari Armagh Planetarium di Irlandia Utara, dan Barbara M. Middlehurst, dari Lunar Anda Planetary Laboratory, University of Arizona.

Faktanya, dari seluruh kejadian misterius di bulan yang berhasil diamati dari bumi ialah cahaya-cahaya aneh dan misterius tersebut berasal dari daerah Mare Crisium, daerah yang tepat sama dengan munculnya jembatan besar yang dilihat oleh O'Neill dan H.P. Wilkins pada tahun 1950-an. Berlusin-lusin astronomer melihat cahaya-cahaya yang kerap membentuk formasi-formasi geometri ini, seakan-akan ada suatu kecerdasan yang mengendalikannya.


Obyek terbang bercahaya yang berhasil diabadikan Astronot Apollo 15 di Bulan


Lalu, Adakah sinyal-sinyal membingungkan yang telah mereka kirimkan kepada kita untuk menegaskan bahwa mereka benar-benar eksis?

Suatu hal yang menarik dari pertanyaan diatas ialah bahwa pada periode tahun 1927 - 1934 , dimana pada saat itu merupakan masa permulaan dari teknologi radio kita. Ada beberapa sinyal-sinyal misterius yang berhasil ditangkap di sekitar bulan. tanda-tanda radio ini berhasil ditangkap oleh beberapa penyelidik radio. Salah satu tanda ini berhasil diterima oleh Marconi Tesla.

Di tahun 1956, kembali diterima sinyal-sinyal misterius yang diterima oleh para astronom di Ohio University. Sinyal-sinyal membingungkan ini dikatakan dikirimkan oleh suatu obyek yang bergerak sangat cepat menuju ke Bulan, dan obyek ini berhasil diamati oleh para astronom, baik di Ohio University maupun beberapa astronom Inggris. Tak bisa dimengerti, apa arti dari sinyal-sinyal yang mereka kirimkan kepada kita ini?


Astronot pertama yang melihat UFO ketika sedang mengorbit adalah Mayor Gordon Cooper, selama misi penerbangan mercury 21 orbit dengan Faith 7 (15 Mei, 1963). Ketika sedang melakukan orbit yang keempat dan persis berada diatas Hawaii, ia melaporkan mendengar transmisi suara yang aneh yang dinamakannya "bahasa asing yang tidak dipahami". Ternyata ,suara itu memotong channel VHF yang khusus ditujukan untuk penerbangan angkasa luar. 'Suara yang direkam itu ternyata tidak cocok dengan bahasa apapun yang terdapat didunia ini. Akhirnya terbukti bahwa suara itu tidak diucapkan oleh lidah bangsa apapun didunia ini, Akhirnya terbukti bahwa suara itu tidak diucapkan oleh lidah bangsa apapun di dunia ini, tapi di katakan berasal dari lidah yang sama sekali asing bagi dunia kita ini. Walaupun para ahli NASA telah memutar kembali rekaman itu berkali-kali mereka tetap tidak bisa menganalisa-nya, demikian menurut salah satu sumber yang bisa dipercaya.



Kemudian, hampir sebagian besar Astronot Apollo maupun Gemini melihat UFO pada saat memasuki orbit Bulan. Para Astronot Apollo selalu diikuti UFO pada saat perjalanan menuju bulan. Bahkan, ada foto-foto yang membuktikan hal ini semua, terutama foto sebuah UFO yang berhasil diabadikan oleh para astronot Apollo 14 dan 16. Beberapa foto juga memperlihatkan adanya benda-benda terbang misterius yang melayang-layang diatas para astronot di permukaan bulan.

Pada penerbangan Gemini 9 lebih mencenangkan lagi. Pernyataan yang dikeluarkan oleh NASA menyebutkan terjadi guncangan pada tubuh pesawat yang disebabkan oleh benturan obyek terbang berbentuk cakram. Tak hanya itu, bahkan pada misi sebelumnya Juni 1965, Mayor James McDivitt, dan pejalan diangkasa luar pertama, Mayor Edward White melihat dan memotret sebuah benda bercahaya berbentuk seperti telur yang mendekati kapsul Gemini 4 yang sedang diorbitkan. Para astronot menyaksikannya, namun tak mengerti sebenarnya benda apakah itu?


Misi Apollo 11 ke bulan juga ditandai dengan sambutan yang kurang bersahabat. Pada saat pesawat mendekati bulan, para astronot mendengar suara-suara radio aneh yang berbaur dengan siaran radio luar angkasa. Bahkan Mission Control dibuat bingung oleh hal ini.
Suatu laporan yang tidak terkonfirmasi menyebutkan bahwa pada waktu Buzz Aldrin membuka pintu setelah Apollo 11 mendarat di bulan, ia melihat makhluk transparan yang sedang memandangnya dari luar pesawat. Bahkan, ada suatu laporan dari anggota angakasa luar NASA, Otto Binder yang mengisahkan mengenai munculnya sebuah UFO di atas permukaan bulan. Aldrin dan Amstrong menyaksikannya. Binder melanjutkan kisahnya dengan laporan yang mengejutkan dan hampir tidak bisa dipercaya ini : "Agaknya ketika kedua astronaut Aldrin dan Armstrong sedang berputar beberapa jauh dari LEM, Armstrong mencengkam lengan Aldrin dengan bersemangat dan berseru : "Apa ini? Ya ampun, apa ini? Itulah yang ingin kuketahui."


Pada misi Apollo 11, umat manusia di bumi yang diwakilkan oleh beberapa Astronot Apollo 11 dan Presiden Amerika Serikat saat itu Richard Nixon, telah menyapa para penghuni bulan (apabila memang benar ada) dengan salam hangat dan penuh kedamaian. Hal itu dilakukan oleh Niel Amstrong dan Buzz Aldrin yang menancapkan plakat yang telah ditanda tangani oleh mereka bertiga, bertuliskan demikian : " Here man from Planet Earth First Set Foot Upon the Moon. July 1969 A.D. We Came in Peace for All Mankind "

Itulah pesan dan salam yang kita tinggalkan kepada para penghuni bulan dan para penjelajah luar angkasa lainnya, agar kita dapat menandakan bahwa manusia bumi pernah mengunjungi bulan, kita datang dengan damai bagi mereka. Namun sepertinya para penghuni bulan belum sepenuhnya yakin akan pesan ini mengingat misi Apollo selanjutnya, mereka selalu mencurigai kedatangan kita kesana. Apakah mereka merasa terancam dan takut apabila manusia bumi membangun pusat penelitian dan menguasai tempat mereka tinggal?


Memandang bahwa di bulan terdapat suatu basis makhluk cerdas memang bukan tanpa dasar, sebab para astronaut menyaksikan benda-benda aneh itu. Bahkan sebagian besar ilmuwan yang obyektif harus mengakui bahwa terdapat kejadian yang tidak bisa diterangkan berlangsung di atas permukaan Bulan dan sekitarnya.
Bukti-bukti lain mengenai adanya sesuatu yang tak biasa di permukaan bulan adalah mengenai beberapa foto satelit yang berhasil diambil oleh pesawat ruang angkasa milik Amerika (NASA) dan Rusia. Dari beberapa striktur-struktur permukaan bulan yang berhasil diambil, terdapat obyek-obyek/struktur-struktur misterius yang hanya bisa dilihat apabila dilakukan perbesaran beberapa kali. Pesawat Ruang Angkasa Amerika Serikat, RANGER II yang mengabadikan lebih dari 200 lembar foto di permukaan bulan juga sempat menagkap gambar beberapa obyek terbang misterius yang melayang di sekitar kawah bulan.

Pada Misi Apollo 12 ternyata tidak lebih baik. Roket Saturnus yang besar mengangkut tiga astronaut Charles "Pete" Conrad, Dick Gordon dan Allan Bean, ke Bulan pada hari Jumat 14 Nopember, 1969, ternyata juga mengalami kejadian yang aneh. Waktu Apollo 12 baru saja berada pada ketinggian satu mil setengah di atas Bumi, ada suatu cahaya kilat yang menyerang secara tiba-tiba. Kejadian itu mengakibatkan semua peralatan listrik pesawat angkasa luar itu terhenti, meninggalkan baris demi baris ombak sirkuit besar yang tiba-tiba terbuka yang memancarkan nyala hijau terang.


Overloading menyebabkan peralatan fungsional lainnya tidak bekerja, semua sistim macet. Secara otomatis, sistim sel bahan bakar pesawat itu tiba-tiba terputus.
Untuk sejenak, seakan-akan semuanya akan musnah, tapi para astronaut tetap tenang dan kira-kira tiga menit kemudian semua kekuatan dan sistim pesawat pulih kembali. Dari mana asal datangnya kilat yang menyerang itu tetap menjadi misteri bagi para ahli angkasa luar kita.


asli artikel ini seru banget ....
mang UNIK !!! hehee...

Jumat, 22 Mei 2009

Gene neh AKIBAT OVER PENUMPANG !!!

awas jatuh neng hahaa....


Galeri Tabrakan Mobil yang UNIK UNIK

sumber :http://funny-for-funny.blogspot.com/2009/02/strange-and-weird-accident-from-around.html















Burung Raksasa Di jaman Modern


Pterodactyl adalah sejenis hewan besar yang terbang, hidup pada jaman Dinosaurus. Jadi sebenarnya Pterodactyl adalah Burung Purba. Sejalan dengan punahnya Dinosaurus, burung ini pun dipercaya ikut punah. Tapi benarkah burung besar ini telah punah ?

Di Zambia dan Zimbabwe, Afrika, Para penduduknya mempercayai adanya hewan besar terbang yang disebut Kongamoto. Dari deskripsi yang diberikan, persis seperti ciri-ciri Pterodactyl. Para Penduduk berkata bahwa Kongamoto adalah hewan besar yang memakan daging, memiliki rentang sayap yang lebar dan paruh yang dipenuhi gigi. Kata Pterodactyl sendiri berasal dari tahun 1830 dari kata Perancis Pterodactyle yang berarti sayap dan jari. Menurut Ilmuwan Pterodactyl adalah vertebrata terbang yang pertama.



Kelihatannya selain di Afrika, dinegara-negara lain, juga sering dilaporkan adanya hewan terbang raksasa yang melintas. Namun laporan-laporan tersebut sering dianggap sebagai lelucon.


Selain pterodactyl, ada satu makhluk terbang besar yang lain disebut teratorn atau burung halilintar. Berbeda dengan pterodactyl, teratorn lebih mirip seekor burung gagak dibanding burung prasejarah. Kedua-duanya sama-sama burung raksasa yang dibahas di post ini.

Pada tanggal 1 Januari 1976, Tracey Lawson yang berusia 11 tahun dan sepupunya Jackie Davis yang berumur 14 tahun sedang bermain di halaman belakang rumahnya di Rio Grande, Texas. Ketika mereka memandang ladang di seberang halaman, mereka melihat benda aneh berdiri sekitar seratus meter jauhnya dengan dengan saluran irigasi.


Tracey pergi masuk ke rumahnya untuk mengambil teropong, yang membuatnya melihat burung hitam “yang tampak mengerikan” dengan ukuran luar biasa. Lebih dari satu setengah meter tingginya. Sayapnya terlipat di sekeliling tubuhnya dan burung itu mengamati kedua gadis itu. Matanya merah gelap dengan wajah seperti gorila kelabu. Kepalanya gundul, dan paruhnya lebih dari lima belas centimeter panjangnya. Burung itu hilang dari pandangan selama beberapa saat dan muncul lagi di timur pertanian tersebut. Kedua anak perempuan itu bercerita kepada orang tua mereka. Namun Orang tuanya tidak mempercayai mereka.


Namun sehari setelah itu, ayah tiri Jackie, Tom Waldon menemukan jejak aneh, berjari tiga, 25 cm panjangnya, berbentuk segiempat, tercetak 5 cm dalamnya kedalam tanah yang keras. Ia juga melihat betapa anehnya perilaku anjingnya. Ia gemetar di dalam kandangnya. Dan pada malam itu, keluarga Lawson mendengar kepak sayap yang melintasi jendela kamr tidur.


Pertemua yang lain dengan burung tersebut dilaporkan oleh Alverico Guajardo di Brownsville. Ketika ia mendengar ada sesuatu yang menabrak trailernya, dan ketika ia keluar untuk menengok, ia mendapati seekor burung besar, satu meter tingginya dengan bulu hitam dan berparuh panjang, bersayap seperti kelelawar. Ia sedang berbaring dengan tanah ketika cahaya senter mengenai wajahnya, tapi ia segera bangkit dan sorot matanya yang merah. Akhirnya makhluk itu lenyap dalam kegelapan malam.


Di San Benito, Kota berlembah di Meksiko, Para penduduknya sejak lama percaya adanya burung besar yang jahat. Bahkan para penduduk sering melihat makhluk tersebut melintas di jendela rumah mereka.


Di kalangan Indian Amerika, Kepercayaan tersebar luas bahwa adanya makhluk terbang besar yang berkeliaran di daerah mereka. Mereka menyebutnya burung halilintar, yang dipercayai mereka menimbulkan petir dan halilintar.


Beberapa saksi mata yang bahkan bisa dipercaya seperti Istri seorang polisi bernama John Boyle di daerah Clinton, melaporkan pada tahun 1969 bahwa rentang sayap burung tersebut sepanjang 25 meter. Ia melihatnya ketika burung itu sedang mendarat di tepi sungai Little Pine. Pada musim yang sama di tempat yang sama, 3 orang mengaku melihat burung tersebut sedang memangsa seekor rusa.


Di Pensylvania, di pantai Jersey, Laporan tentang adanya burung raksasa terus muncul selama bertahun-tahun.


Di Alberta, Kanada, Para pengunjung di lembah Consolation melihat sebuah burung raksasa sedang terbang dengan membawa binatang besar di cakarnya. Ketika mereka meneriaki burung tersebut, ia menjatuhkan hewan yang dibawanya, yang ternyata adalah seekor rusa padang.


Di Kentucky, pada tahun 1870, dilaporkan burung raksasa mendarat di sebuah ladang milik James Pepples di desa Stanford. Pepples menembaknya dan berhasil melukainya. Pada saat itu pers memberitakan bahwa panjang burung tersebut 2 meter dari kepala sampai ekor, warnanya hitam dan mirip elang. Nasib selajutnya tidak diketahui.


Pada tahu 1977 di Lawndale, Ilinois tengah, tiga orang anak menyaksikan dua burung besar sedang terbang dan berusaha menyambar salah satu dari 3 anak tersebut. Salah satu burung berhasil menyambar seorang diantaranya yang bernama Marlon. Marlon dibawa terbang namun terus meronta-ronta hingga akhirnya menjatuhkannya setelah Marlon terus meninjunya. Kejadian tersebut disaksikan oleh orang tua Marlon, Jim dan Betty Daniels. Tapi penduduk dan polisi beranggapan bahwa cerita tersebut adalah lelucon.


Pada April 1890, dua penunggang kuda melihat makhluk terbang yang besar di atas gurun Arizona, Amerika Serikat. Makhluk itu terbang rendah, mendarat, terbang lalu mendarat lagi. Kuda yang ditunggangi kedua orang itu ketakutan. Dan ketika akhirnya burung itu mendarat, kedua penunggang kuda menembakkan pistol ke arahnya. Burung itupun terkena tembakan. Burung itu mati, ketika diukur, rentang sayapnya 5 meter, tubuhnya 3 meter, lunak, tidak berbulu, lebih menyerupai kelelawar daripada burung. Orang tersebut memotong sayapnya dan membawanya ke tombstone.


Berita ini dimuat di Surat Kabar Tombstone Epitaph dalam terbitan tanggal 26 April 1890.

Namun, adakah bukti yang menyatakan bahwa Burung besar ataukah Pterodactyl pernah ada di jaman modern ini?


Pernah beredar sebuah isu yang diceritakan oleh HM Cranmer bahwa ada sebuah foto dari burung raksasa yang diambil pada tahun 1900. Dalam foto itu, terlihat 6 orang berdiri berjejer dihadapan burung tersebut. Cranmer menerima foto tersebut dari seorang gadis yang berasal dari Tombstone. Ivan T Sanderson, seorang Zoolog dan penulis anomali alam mengaku memiliki fotokopi foto tersebut. Foto tersebut akhirnya beredar di media-media amerika. dan inilah foto tersebut :



Dan beberapa contoh foto-foto lain dari jaman wild west :

Dan ini adalah foto yang lebih modern, bandingkan ukuran burung tersebut dengan pesawat!



Burung hitam besar ini sering juga disebut dengan Teratorn, dan burung inilah yang paling banyak dianggap sebagai burung halilintar.

Apakah Foto itu asli ? apakah pterodactyl yang terlihat asli ? ataukah burung besar yang lain ? mungkin cuma sekedar burung elang atau condor.

Penampakan burung raksasa lain di Filipina. Coba lihat bentuk badannya.




Mungkin di dunia ini masih ada sekumpulan burung besar seperti ini yang berdiam di tempat-tempat tertentu di dunia ini. Tapi apabila memang burung besar ini masih hidup, kenapa jarang sekali terlihat ? apabila ia terbang keluar, tentulah akan menjadi begitu gampang terlihat karena ukurannya yang besar. Tapi Apabila ternyata sudah punah, kenapa begitu banyak laporan-laporan tentang adanya burung tersebut.

Harus diingat bahwa, legenda-legenda masyarakat biasanya bukanlah rekaan semata, melainkan benar-benar berdasarkan pada sesuatu yang nyata. Jika Orang Afrika menyatakan bahwa ada burung besar yang jahat, mungkin memang benar-benar ada. Apakah disebut Kongamoto, Pterodactyl, Burung halilintar dan lain-lain.

Semuanya masih menjadi misteri.


You decide it ? whether you want to believe it or not ??

Sabtu, 16 Mei 2009

Gaya Fashion Anak Gaul

sumber :http://gambarunik2.blogspot.com/2009/05/gaya-fashion-anak-gaul.html



KAMU ANAK GAUL ???